Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Desember 2009

menginstall windows dan linux di windows xp dengan vm ware

Bagi sebagian orang yang ingin mencoba dan belajar Meng-install sistem operasi, seperti windows XP, Linux,, dsb, maka diperlukan hardisk kosong untuk uji coba meng-install, namun hal itu sangat riskan untuk dilakukan karena dapat merusak space hardisk yang kita miliki jika terus menerus digunakan untuk meng-install sistem operasi. Untuk itulah diciptakan virtual machine(VMWare), agar belajar meng-install dapat dilakukan secara secure bagi hardware komputer. Prinsip kerja vmware adalah, kita meng-install sistem operasi seperti biasa kita install kepada hardisk yang kosong, tapi pada vmware, kita meng-install nya pada aplikasi VMWare.Seperti inilah contoh gambar VMWare:

18Untuk memulai installasi, Download terlebih dahulu software VMWare Workstation disini namun masih bersifat trial 30 hari,,


  • Untuk cara installasi, bukalah File yang telah anda download(menggunakan VMware 5), kemudian double klik software VMWare.Klik “change” untuk mengubah direktori installasi.kemudian klik next untuk melanjutkan.

2

  • Klik Install untuk memulai Installasi,tunggulah sekitar 30 menit hingga installasi selesai

5

  • Inilah bentuk VMware yang telah selesai installasi, anda dapat membuat sistem operasi baru seperti windows XP, Linux Red hat di menu File, >>>>>New >>>>>virtual machine

9

  • Pilihlah Tipe sistem operasi yang ingin anda install,ada Windows,Linux,Novell dan sun,kemudian pilih versi-nya. Misalkan anda memilih tipe windows dan versi nya windows XP.

10

  • Berikan nama mesin yang akan anda buat, misalkan windows XP Professional, dan klik browse untuk menyimpan Sistem Operasi yang akan anda install didalam Vmware.Klik next untuk melanjutkan setting sistem operasi

11

  • Pilihlah disk space pada mesin vmware anda, misalkan 8 Gb,kemudian klik finish

13

  • Klik Vm >>> Setting untuk setting Mesin Vmware anda atau klik (ctrkl+d) untuk langkah cepat ke setting.

14

  • Apabila anda mempunyai file installasi XP dalam bentuk CD, maka klik use physical drive, apabila anda mempunyai file dalam bentuk ISO image, klik “Use ISO image” kemudian browse untuk mencari file installasi windows XP dalam bentuk .ISO

15

  • Setting telah selesai, kemudian Klik Start untuk memulai Installasi Windows XP pada mesin VMware anda.

16

  • Installasi Windows XP pada mesin VMware anda telah dimulai, ikuti langkah-langkah installasi XP. Apabila anda belum bisa meng-install XP, bukalah artikel berikut ini

17

  • Setelah installasi selesai, anda dapat menjalankan sistem operasi windows XP dengan seperti biasa anda gunakan dalam laptop ataupun dalam komputer. Anda dapat berlatih meng-install sistem operasi Windows ,Linux dsb didalam XP. :) :)
  • Apabila anda Ingin Meng-install sistem operasi lainya, seperti Linux Redhat,ubuntu,debian,Slackware dll, anda dapat melakukan tahap-tahap yang sama pada installasi yang telah dijelaskan sebelumnya, hanya saja pada saat pilihan sistem operasi, pilihlah Linux dan versi nya sesuai dengan selera anda.
SELAMAT MENCOBA

sumber :

Lanjut membaca.. “menginstall windows dan linux di windows xp dengan vm ware”  »»

Senin, 02 November 2009

Quagga

Quagga adalah sebuah software aplikasi yang digunakan untuk
aplikasi routing protokol.Bagian quagga ada beberapa macam:
1. Zebra – merupakan bagian penghubung antara linux kernel
dengan aplikasi routing protokol.
2. Routing Daemon – merupakan aplikasi pengatur routing protokol.
Misal: ospfd adalah daemon yang mengatur routing protocol
OSPF, ripd adalah daemon yang mengatur routing protokol RIP
Perintah Quagga mirip dengan perintah yang ada di CISCO router.
Untuk installasi :
Router # apt­get install quagga

File konfigurasi awal di /etc/quagga
Router # ls /etc/quagga
daemons
debian.conf
Aktifkan quagga dengan mengedit file /etc/quagga/daemons
Router # vim /etc/quagga/daemons
Rubah protokol yang kita inginkan dengan merubah “no” menjadi
“yes”, contoh :
zebra = yes
ospfd = yes
artinya kita mengaktifkan zebra (wajib) dan protokol OSPF, begitu
juga dengan protokol yang lainnya
Membuat konfigurasi awal, list konfigurasi yang digunakan quagga :
zebra.conf --- untuk aplikasi zebra

ospfd.conf --- untuk routing protokol OSPF

ripd.conf --- untuk routing protokol RIP

bgpd.conf --- untuk routing protokol BGP

Bisa juga dengan cara mencopy contoh konfigurasi di documentation
Router# cp /usr/share/doc/quagga/examples/zebra.conf.sample
/etc/quagga/zebra.conf
Begitu juga file konfigurasi lainnya.
Untuk menjalankan daemon quagga, jalankan perintah :
Router# /etc/init.d/quagga start
Begitu juga untuk stop dan restart
Router# /etc/init.d/quagga stop
Router# /etc/init.d/quagga restar




apabila
kita ingin membangun jaringan dengan OSPF menggunakan quagga
langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :
Mengaktifkan quagga setelah membuat konfigurasi awal Router # /etc/init.d/quagga start
Starting Quagga daemons (prio:10): zebra ospfd.
Melihat daemon konfigurasi dengan perintah (misal : ospf)

Router # netstat ­nlptu | grep zebra
tcp 0 0 127.0.0.1:2601
0.0.0.0:* LISTEN 2096/zebra
Router # netstat ­nlptu | grep ospf
tcp 0 0 127.0.0.1:2604
0.0.0.0:* LISTEN 2100/ospfd
artinya Zebra bekerja pada port 2601 dan ospfd pada 2604, begitu

juga apabila kita menggunakan “ripd” dan yang lainnya
Mengkonfigurasi zebra (password default “zebra”) :

Router # telnet localhost 2601
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.localdomain.
Escape character is '^]'.
Hello, this is Quagga (version 0.98.3).
Copyright 1996­2005 Kunihiro Ishiguro, et al.
User Access Verification
Password:
Router> en
Password:
Router#
Begitu juga dengan ospfd

Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.localdomain.
Escape character is '^]'.
Hello, this is Quagga (version 0.98.3).
Copyright 1996­2005 Kunihiro Ishiguro, et al.
User Access Verification
Password:
ospfd>en
Password:
ospfd# conf t
ospfd(config)# router ospf
ospfd(config­router)# network 10.252.108.0/24 area
0
Lakukan distribusi jaringan sesuai dengan topologinya




Lanjut membaca.. “Quagga”  »»

Routing Dinamik dengan RIP pada Linux

A.Tujuan
Selama ini jaringan di kantor saya bekerja , dalam routing antar kantor yang berbeda sudah menggunakan routing dinamik dengan menggunakan RIP. Perangkat yang digunakan untuk menghubungkan kantor Mall FX yang ada di kawasan sudirman dengan Apartemen K-Place adalah switch layer 3 dengan merek Allied Telesis. Sekarang ini ada kebutuhan untuk menambahkan sebuah PC router sebagai gateway untuk jalur komunikasi ke provider lain, solusi yang diambil adalah menggunakan OS Centos 5.3 dan menginstall zebra untuk routing dinamik.
Berikut adalah topologi dari rencana pengembangan:

Yang akan dibahas disini adalah melakukan konfigurasi pada gateway 1 supaya tabel routing update antara mall fx, apartemen k-place dengan gateway 1 dengan routing dinamik RIP.
B. Konfigurasi Gateway 1
Download file zebra:
[root@KUNINGAN ~]# wget ftp://ftp.zebra.org/pub/zebra/zebra-0.95a.tar.gz
Ekstrak file zebra:
[root@KUNINGAN ~]# tar zxvf zebra-0.95a.tar.gz
Masuk kedalam file zebra:
[root@KUNINGAN ~]# cd zebra-0.95a
root@KUNINGAN zebra-0.95a]# ./configure –sysconfdir=/etc/zebra –disable-ipv6




–enable-tcp-zebra
[root@KUNINGAN zebra-0.95a]# make
[root@KUNINGAN zebra-0.95a]# make install
/etc/zebra adalah tempat file hasil instalasi.
Kopikan file zebra.conf.sample menjadi zebra.conf
[root@KUNINGAN zebra]# cd /etc/zebra/
[root@KUNINGAN etc]# cp zebra.conf.sample zebra.conf
[root@KUNINGAN zebra]# cp ripd.conf.sample ripd.conf
[root@KUNINGAN zebra]# cp ospfd.conf.sample ospfd.conf
root@KUNINGAN zebra]# cp bgpd.conf.sample bgpd.conf
Supaya service otomatis dijalankan ketika Gateway di restart.
[root@KUNINGAN zebra]# cp /root/zebra-0.95a/init/redhat/zebra.init /etc/rc.d/init.d/zebra
[root@KUNINGAN zebra]# cp /root/zebra-0.95a/init/redhat/ripd.init /etc/rc.d/init.d/ripd
[root@KUNINGAN zebra]# cp /root/zebra-0.95a/init/redhat/ospfd.init /etc/rc.d/init.d/ospfd
[root@KUNINGAN zebra]# cp /root/zebra-0.95a/init/redhat/bgpd.init /etc/rc.d/init.d/bgpd
[root@KUNINGAN zebra]# chmod 755 /etc/rc.d/init.d/*
Ubah file zebra, ripd, ospfd, bgpd yang sudah dikopi ke /etc/rc.d/init.d/
File zebra
[root@KUNINGAN zebra]# vim /etc/init.d/zebra
. /etc/rc.d/init.d/functions menjadi . /etc/init.d/functions
[ -f /etc/zebra.conf ] || exit 0 menjadi [ -f /etc/zebra/zebra.conf ] || exit 0
# daemon /usr/sbin/zebra –d menjadi daemon /usr/local/sbin/zebra –d
[root@KUNINGAN zebra]# vim /etc/init.d/ripd
. /etc/rc.d/init.d/functions menjadi . /etc/init.d/functions
[ -f /etc/ripd.conf ] || exit 0 menjadi [ -f /etc/zebra/ripd.conf ] || exit 0
# daemon /usr/sbin/ripd –d menjadi daemon /usr/local/sbin/ripd –d
[root@KUNINGAN zebra]# vim /etc/init.d/ospfd
. /etc/rc.d/init.d/functions menjadi . /etc/init.d/functions
[ -f /etc/ospfd.conf ] || exit 0 menjadi [ -f /etc/zebra/ospfd.conf ] || exit 0
# daemon /usr/sbin/ospfd –d menjadi daemon /usr/local/sbin/ospfd –d
[root@KUNINGAN zebra]# vim /etc/init.d/bgpd
. /etc/rc.d/init.d/functions menjadi . /etc/init.d/functions
[ -f /etc/bgpd.conf ] || exit 0 menjadi [ -f /etc/zebra/bgpd.conf ] || exit 0
# daemon /usr/sbin/bgpd –d menjadi daemon /usr/local/sbin/bgpd –d
Tambahkan di :
[root@KUNINGAN zebra]# vim /etc/services
zebrasrv 2600/tcp
zebra 2601/tcp
ripd 2602/tcp
ripng 2603/tcp
ospfd 2604/tcp
bgpd 2605/tcp
ospf6d 2606/tcp
Jalankan service :
[root@KUNINGAN zebra]# service zebra start
[root@KUNINGAN zebra]# service ripd start
[root@KUNINGAN zebra]# service ospfd start
[root@KUNINGAN zebra]# service bgpd start
Lihat port yang sedang running di gateway 1 dengan perintah nmap, jika nmap belum ada maka install dulu :
[root@KUNINGAN zebra]#yum install nmap
[root@KUNINGAN zebra]#nmap localhost
PORT STATE SERVICE
2600/tcp open zebrasrv
2601/tcp open zebra
2602/tcp open ripd
2604/tcp open ospfd
2605/tcp open bgpd
Ok zebra sudah berjalan dengan baik, berarti gateway 1 sudah bisa routing dinamik dengan RIP, OSPF, dan BGP.
C. Routing RIP
Agar routing RIP jalan, maka ada dua file yang harus di konfigurasi di masing-masing gateway, yaitu zebra.conf dan ripd.conf
Isi dari file zebra.conf adalah ip address dari interface yang ada pada gateway.
Isi dari file ripd.conf adalah alamat jaringan yang terhubung dengan gateway.
Untuk mengubah file zebra.conf bisa langsung lewat editor atau telne t lewat port 2601, dengan lewat jalur telnet maka kita akan mengkonfigurasi seperti router cisco. Supaya lebih seru mari kita konfigurasi lewat telnet saja, dengan password zebra.
Konfigurasi zebra.conf
Pastikan bahwa di gateway 1 firewall dah mati dengan :
[root@kuningan ~]# iptables –F
Telnet lewat windows:
D:\Documents and Settings\angga>>telnet 10.200.16.11 2601

Lanjut membaca.. “Routing Dinamik dengan RIP pada Linux”  »»

setting IP tables

Cara setting iptables

Pada kernel linux yang baru, terdapat fasilitas netfilter dan iptables yang menggantikan ipchains dengan penambahan beberapa fasilitas diantaranya pemberian tanda pada setiap paket yang difilter, penambahan table NAT dan mangle.
Table-table ini mempunyai fungsi sendiri-sendiri, sesuai dengan namanya, table NAT menangani semua keperluan mengenai Network Addresss Translation, termasuk juga port redirection dan IP Masquerading, sedangkan untuk table Mangle bisa digunakan untuk memberikan tanda pada sebuah paket, dan selanjutnya untuk diolah atau ditransmisikan pada kondisi tertentu.
Pembahasan mengenai table Mangle ini tidak dibahas disini, karena hal tersebut menyimpang dari topik kita, yaitu Network Address Translation (NAT).
Seperti dibicarakan sebelumnya. terjadi perubahan juga pada implementasi IP Masquerading, yang semula diletakkan di table filter, namun pada iptables, IP Masqurading diletakkan pada table tersendiri yaitu NAT. Oleh karena itu penulis hanya menambahkan pengimplementasian IP Masquerading pada kernel 2.4.xx, sedangkan untuk hak ciptanya masih dipegang sdr. Agus Hartanto .
Jika anda belum mengetahui apakah IP Masquerade itu, dan apa kegunaannya, silahkan lihat tulisan terdahulu yaitu NAT dengan linux hasil karya sdr. Agus, karena dalam artikel ini tidak dijelaskan lagi secara detail mengenai hal tersebut, takut nanti dituduh menyontek ide orang lain , penulis juga masih menggunakan gambaran yang dikemukakan oleh tulisan sdr. Agus karena iptables pada dasarnya mirip dengan ipchains dan agar pembaca lebih mudah memahaminya. Pembahasan pada contoh-contoh yang dikemukakan menggunakan RedHat linux sebagai acuan, sehingga mungkin ada perbedaan letak file jika anda menggunakan distro lain selain RedHat.
1. Persiapan
Untuk koneksi ke internet menggunakan IP Masquerade, minimal harus ada sebuah mesin linux dalam jaringan yang tersambung ke internet dan mempunyai sedikitnya satu real/official IP, selain itu tentu saja kernel linux juga harus mendukung IP Masquerade. Adapun program untuk mengaktifkan IP Masquerade pada kernel 2.4.x adalah menggunakan iptables, meskipun sebenarnya ipchains dan ipfwadm juga tersedia, namun iptables mempunyai kinekerja lebih cepat dibandingkan dengan pendahulunya, dan mempunyai tingkat keamanan lebih tinggi, seperti pembatasan jumlah paket yang masuk.
iptables secara default telah tersedia pada kernel 2.4.x, namun apabila anda ingin mengkompilasinya secara terpisah, program tersebut dapat anda cari dan download melalui netfilter.samba.org, atau melalui site site linux archive lainnya seperti freshmeat.
Untuk langkah awal, komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan internal, sebaiknya diberi alamat menggunakan IP private dan diletakkan dalam satu netmask dengan komputer yang menjadi gateway.
Contoh :
ISP ppp0 router.linux-kita.com
client1 192.168.1.2
client2 192.168.1.3
client3 192.168.1.4
server 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
Untuk keperluan IP-Masquerade, kernel anda harus mendukung beberapa driver dibawah ini :





* Enable loadable module support
CONFIG_MODULES
- Mengijinkan anda untuk memanggil komponen kernel
dalam bentuk modul
* Networking support
CONFIG_NET
* Network firewalls
CONFIG_FIREWALL
* TCP/IP networking
CONFIG_INET
* Netfilter Support
CONFIG_NETFILTER
* Netfilter: Connection Tracking
CONFIG_IP_NF_CONNTRACK
* Netfilter: Iptables Style support
CONNFIG_IP_NF_IPTABLES
* Netfilter: Filter Packets
CONFIG_IP_NF_FILTER
* Netfilter: Reject Packets
CONFIG_IP_NF_TARGET_REJECT
* Netfilter: NAT Support
CONFIG_IP_NF_NAT
CONFIG_IP_NF_NAT_NEEDED
* Netfilter: IP Masquerading
CONFIG_IP_NF_TARGET_MASQUERADE
* Netfilter: Redirection
CONFIG_IP_NF_TARGET_REDIRECT
* Netfilter: IRC NAT Support
CONFIG_IP_NF_NAT_IRC
* Netfilter: Table Mangle
CONFIG_IP_NF_MANGLE
* Netfilter: Log target support
CONFIG_IP_NF_TARGET_LOG
* Netfilter: Ipchains Style Support
CONFIG_IP_NF_COMPAT_IPCHAINS
* Netfilter: Ipfwadm Style Support
CONFIG_IP_NF_COMPAT_IPFWADM
* Dummy net driver support
CONFIG_DUMMY
Pada kernel 2.4.x yang terpasang pada redhat, option-option di atas sudah diaktifkan dalam bentuk modul, sehingga anda tidak perlu mengkompile ulang kernel lagi, yang tentu sangat melelahkan bagi yang belum terbiasa Dan untuk menggunakan modul-modul tersebut, anda tidak perlu memanggilnya terlebih dahulu menggunakan modprobe, namun anda hanya perlu menjalankan iptables, dan secara otomatis, modul yang diperlukan akan diload ke dalam memory oleh iptables.
2. Mengaktifkan IP_FORWARDING
Untuk mengaktifkan ip_forward anda harus memberikan nilai 1 ke file /proc/sys/net/ipv4/ip_forward, contohnya dengan mengetikkan perintah di prompt linux :
[root@server /]# echo “1? > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Ini sangat penting untuk diperhatikan, karena sejak Kernel 2.0.34 , kernel tidak mengaktifkannya secara default.
Atau cara lain, anda bisa menambahkan baris berikut pada file /etc/sysctl.conf:
net.ipv4.ip_forward = 1
dengan adanya baris tersebut maka script /etc/rc.d/init.d/network akan memberikan nilai 1 secara otomatis ke file /proc/sys/net/ipv4/ip_forward pada saat memulai linux.
3. Memanggil modul modul pendukung IP Masquerade
Seperti yang telah disebutkan diatas, pada kernel 2.4.x modul-modul yang tersedia tidak perlu dipanggil terlebih dahulu, anda hanya menjalankan iptables, dan secara otomatis, modul-modul yang diperlukan akan diload ke memory. Adapun beberapa modul netfilter yang terdapat pada kernel 2.4.x (terletak di direktori /lib/modules/2.4.x/kernel/net/ipv4/netfilter) adalah:
ipchains.o ip_nat_ftp.o iptable_nat.o ipt_mark.o ipt_owner.o ipt_TCPMSS.o
ip_conntrack_ftp.o ip_nat_irc.o ip_tables.o ipt_MARK.o ipt_REDIRECT.o ipt_tos.o
ip_conntrack_irc.o ip_queue.o ipt_limit.o ipt_MASQUERADE.o ipt_REJECT.o ipt_TOS.o
ip_conntrack.o iptable_filter.o ipt_LOG.o ipt_MIRROR.o ipt_state.o ipt_unclean.o
ipfwadm.o iptable_mangle.o ipt_mac.o ipt_multiport.o ipt_tcpmss.o
4. Mengkonfigurasikan Aturan dari IP Forwarding dan sedikit ttg Firewall
Untuk mengaktifkan IP Masquerade, anda harus memberikan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s yyy.yyy.yyy.yyy./x -j MASQUERADE dengan table seperti diatas.
Untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh dibawah ini :
Anda mempunyai jaringan dengan alamat IP gateway linux 192.168.1.1 dan klien klien 192.168.1.2 s/d 192.168.0.4 dengan netmask 255.255.255.0 , dan anda ingin mengaktifkan IP Masquerading atas alamat alamat ini, maka anda harus mengetikkan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -d 0.0.0.0/0 -j MASQUERADE
Anda mempunyai alamat alamat IP spt diatas tapi anda ingin hanya klien dengan IP bernomer 192.168.1.5 dan 192.168.0.10 saja yang bisa mengakses internet, maka seharusnya anda hanya mengetikkan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.5/32 -d 0.0.0.0/0 -j MASQUERADE
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.10/32 -d 0.0.0.0/0 -j MASQUERADE
Anda mempunyai alamat alamat IP spt diatas dan anda ingin semua klien bisa mengakses internet, kecuali IP 192.168.1.5 dan 192.168.1.10 saja yang tidak bisa mengakses internet, maka seharusnya anda mengetikkan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE
untuk mengaktifkan masquerading. Baru kemudian kita cegat kedua komputer tersebut dengan perintah :
iptables -I INPUT -s 192.168.1.5/32 -d 0/0 -j DROP
iptables -I INPUT -s 192.168.1.10/32 -d 0/0 -j DROP
Administrasi fasilitas fasilitas tertentu
Kita bisa juga melakukan pencegatan terhadap paket paket yang akan masuk ke port tertentu, hal ini juga memungkinkan kita untuk mematikan atau menghidupkan beberapa fasilitas internet, misalnya anda ingin klien anda dengan alamat 192.168.1.5 tidak diperbolehkan untuk melakukan chatting, maka kita bisa men-deny, paket paket dari klien 192.168.1.5 yang akan menuju ke port IRC (contoh port nomer 6667).
Dibawah ini contoh untuk mencegat paket TCP dari klien dengan alamat 192.168.1.5 yang menuju ke port 6667 :
iptables -I INPUT -p tcp -s 192.168.1.5/32 -d 0/0 –destination-port 6667 -j DROP
Untuk membuka atau menghapus aturan aturan yang telah kita buat kita bisa mengganti option -I , -A dsb, misalnya dengan option -D sebagai contoh:
iptables -I INPUT -p tcp -s 192.168.1.5/32 -d 0/0 –destination-port 6667 -j DROP
dapat dihapus dengan perintah :
iptables -D INPUT -p tcp -s 192.168.1.5/32 -d 0/0 –destination-port 6667 -j DROP
Catatan option option iptables yg digunakan diatas
-A menambahkan rule
-I menyisipkan (insert) rule firewall ke baris paling atas
-D menghapus rule yg telah dibuat
-s source address
-d destination address
DROP Pada iptables tidak dikenal target DENY, sebagai pengganti menggunakan target DROP

Lanjut membaca.. “setting IP tables”  »»

Selasa, 08 September 2009

install mikrotik

1. Download dulu disini : http://mikrotik.co.id/download.php , mending pakai yang versi terbarunya kalau tidak salah yang 3.15, tapi mending cari yang versi cracknya, bisa dicari di rumah Paman (google)

2. Bakar file iso tadi ke dalam cd, anda bisa menggunakan aplikasi seperti nero atau aplikasi pembakar lainnya, tapi ingat pada waktu membakar pilih : Burn Image !!, ingat jangan lupa burn image !.

3. Install ke komputer anda, hebatnya mikrotik bisa dipakai di komputer lama n jadul, tidak perlu membutuhkan spesifikasi yang tinggi, dll.... seperti ini gambarnya

Welcome to MikroTik Router Software installation

Move around menu using 'p' and 'n' or arrow keys, select with 'spacebar'.
Select all with 'a', minimum with 'm'. Press 'i' to install locally or 'r' to
install remote router or 'q' to cancel and reboot.

[X] system [ ] isdn [ ] synchronous
[X] ppp [ ] lcd [ ] telephony
[X] dhcp [ ] ntp [ ] ups
[X] advanced-tools [ ] radiolan [ ] web-proxy
[ ] arlan [ ] routerboard [ ] wireless
[ ] gps [X] routing
[ ] hotspot [X] security



Pilih yang ada dalam tanda centang, tapi bisa anda tambahi sesuka kebutuhan lalu lanjutkan proses Instalasi

4. Masuk dengan username : admin, passwordnya langsung tekan Enter, dan anda sudah bisa membuat router dengan ini, untuk mengganti passwordnya mudah saja, ketikkan perintah > password lalu masukkan password lama dan tulis password baru

Langkah selanjutnya adalah konfigurasi Router jadi harap perhatikan dulu, anda membutuhkan 2 LAN card, yang satu berhubungan dengan internet (ether1) dan satu lagi berhubungan dengan LAN (ether2). Dan juga nomor IP yang saya cantumkan adalah yang saya pakai di LAB TKJ di sekolah, bisa diganti sesuai kebutuhan. Tapi sebelumnya semua perangkat seperti kabel, client, bahkan koneksi internet harus dipasang sebelumnya, lakukan pengecekan agar kabel yang kita pakai benar-benar OK, kalau masih salah ya silahkan di kremping lagi >_< "





* Konfigurasi IP

Set IP untuk masing² ethernet card

ip address add address=192.168.10.52/24 interface=ether1

ip address add address=192.168.13.1/24 interface=ether2

Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:

ip address print
lalu coba ping komputer yang ada dalam LAN misal : ping 192.168.13.27

* Menambahkan Routing

ip route add gateway=192.168.10.1

* Konfigurasi DNS

ip dns set primary-dns=208.67.222.222 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=208.67.220.220 allow-remote-requests=yes

Setelah itu coba tes koneksi dengan ping google.com

* Konfigurasi Network Address Translation / Masquerade
Fungsinya agar komputer yang ada di LAN bisa terkoneksi ke Internet

ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

lalu dari komputer LAN coba ping google.com, jika berhasil Alhamdulillah kalau gagal Wa Syukurillah...

* DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol)
Jika anda ingin lebih praktis dalam membagi alamat IP, pakai DHCP aja biar mudah dan juga praktis

ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.13.2-192.168.13.254

ip dhcp-server network add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155

ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

Tes lewat komputer yang ada di LAN dengan menggunakan fasilitas DHCP

Lanjut membaca.. “install mikrotik”  »»

Membuat Router dengan Debian

MEMBUAT ROUTER PADA LINUX DEBIAN

~ Pertama –tama install computer dengan Linux Debian
~ Komputer harus memiliki 2 Buah Lan Card
~ Kemudian setting IP ke dua Lan card tersebut ,1 Lan Card disambungkan ke router (eth0) Satunya ke client (eth1) dengan masuk ke /etc/network lalu vi/pico interfaces,dan mengetik berikut ini:

Auto eth0
Iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.10.255
network 192.168.10.0

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.5.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.5.1
broadcast 192.168.5.255
network 192.168.5.0



auto lo
iface lo inet loopback

~ Setelah semuanya sudah di ketik simpan dengan (:wq)
~ Kemudian restart ip tersebut dengan ketik /etc/init.d/networking restart
~ Untuk Memastikan Ip tersebut sudah masuk ,lihat dengan menggunakan ifconfig dan perintah route untuk mengechech gateway
~ Kemudian aktifkan ip forwardingnya dengan masuk ke /etc/sysctl.conf , lalu hapus tanda (#) pada ipforwarding di ipv4
~ Kemudian Routing dengan mengketik :

>iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.10.0/24 –j MASQUERADE
>iptables-save

~Kemudian lihat dengan mengetik perintah iptables –t nat –n –L
~Kemudian ping 192.168.10.1 pada computer klient


Lanjut membaca.. “Membuat Router dengan Debian”  »»

Senin, 07 September 2009

konfigurasi printer samba

Untuk melakukan konfigurasi printer Samba,Anda harus memastikan bahwa printer
Anda sudah terkonfigurasi dengan baik pada Sistem L inux.Pastikan juga bahwa user Windows mempunyai hak untuk mengakses printer Samba tersebut.u ntuk menjalankan sharing printer,lakukan editing pada file smb.conf kemudian lakukan penambahan baris berikut ini :


2. Lakukan editing file /etc/samba/smb.conf,ketikkan perintah sebagai berikut :
[root@localhost:]#vi/etc/samba/smb.conf

3. Selanjutnya tambahkan kalimat seperti di bawah ini:
[global]
Printing=bsd
print capname =/etc/printcap
load printers = yes
1og file =/var/log/samba-log.%m
lock directory =/var/1ock/samba

[printers]
comment= All Printers
security = server
path = /var/spool/lpd/1p
browseable = no
printable =yes
public=yes
writable =no
create mode = 0700
[ljet]
Security = Server
path =/van/spool/lpd/1 p
Printer name = lp
writable =yes
public =yes
printable =yes
print command=lpr -r -h -p
%p %s

4.Simpan hasil pekerjaan Anda.

5.Kemudian, untuk memastikan printer Samba bisa berfungsi dengan baik, jalankan perintah sebagai berikut:
# print command= smb2ps %s lpr -r -n -P %p

6.Jika perintah di atas sudah dijalankan dengan baik oleh printer Sarnba, berarti setting konfigurasi sudah berhasil






Lanjut membaca.. “konfigurasi printer samba”  »»

Samba

Samba merupakan suatu program aplikasi yang terdiri dari beberapa program.Samba berfungsi ntuk melakukan sharing data/file dan prnter antara O/S MS Windows dengan O/S Unix/Linux.Beberapa manfaat dari penggunaan Samba, antara lain sebagai berikut:
1.Sebagai File Server, yang memungkinkan berbagi data dan menjalankan program secara bersama-sama, ntar pengguna sistem operasi Windows dengan menggunakan Server Linux.
2.Sebagai Printer Server, sehingga pengguna sistem operasi Windows bisa melakukan pencetakan secara terpusat.
3.Sebagai Domain controller, sehingga Linux dapat menggantikan fungsi server Windows NT/200X.Adapun langkah-langkah untuk membangun Server Samba adalah sebagai berikut.
Download Samba Anda dapat menggunakan paket Samba yang telah disertakan dalam CD-CD distro dan majalah InfoLINUX, atau melakukan download program aplikasi Samba pada ftp site berikut ini:
ftp://au l.samba.org/pub/samba/internalgopher-unknown>samba-2.2.a7. t-386.




Lanjut membaca.. “Samba”  »»

Instalasi samba

Berikut ini, langkah-langkah yang akan kita ialankan untuk melakukan instalasi program Samba:
1. Untuk melakukan ekstraksi samba, pada
konsol login sebagai root:
Logi n: r o o t
Password: p a s s w o r d

2. Kemudian masuk ke direktori di manaAnda menempatkan file Samba,misalnya :
pada direktori /tmp
[root@localhost:-]# cd /tmp

3. Kemudian lakukan instalasi samba, sebagai berikut:

[root@localhost:-]# rpm – ivh samba -22..3 a - 6 i.3 8 6.rpm
[root@localhost:-]#rpm – ivh samba client - 2.2 .3a – 6. i386.rpm
[root@localhost:-] # rpm - ivh samba-common-2.2.3a-6.i386.rpm


File konfigurasi Samba
Untuk menjalankan Samba, Anda perlumengedit file konfigurasi /etc/samba/smb.conf. Salah satu caranya dengan menggunakan editor tesk vi sebagai berikut:
1. Masih pada konsol dan sebagai user root.
2. Lakukan editing pada file /etc/samba/smb.conf, dengan mengetikkan perintah sebagai berikut:
[root @localhost]# vi/etc/samba/smb.conf
3. Tambahkan baris berikut ini:
workgroup = NAMA GR0UP
server string= Komentar pada server


4. Selanjutnya tentukan direktori samba yang akan diakses secara bersama-sama oleh pengguna Windows, dengan cara menambahkan baris berikut ini pada f ile /etc/samba/smb.conf,sebagai berikut:
comment= masukkan komentar disini
path = /home/ shrae
valid users = user (ganti dengan user yang ada)
public = yes
writable =yes
printable = no
create mask = 0765

Lanjut membaca.. “Instalasi samba”  »»

Minggu, 07 Juni 2009

Instalasi LAN Card Pada Linux

Cara Manual
Pertama buka casing komputer linux anda dan pasang lan card baru di slot yang masih kosong, tutup kembali casing lalu nyalakan komputer.
Login sebagai root dan buka direktori /lib/modules/kernel_version_number/net/
Misalkan ethernet card yang anda baru pasang adalah 3Com dimana module di linuxnya bernama 3c59x, maka tambahkan module tersebut di dalam file /etc/modules.conf atau

/etc/modprobe.conf (salah satunya yang ada) agar linux nantinya akan mendeteksi setiap kali booting
dengan cara menambahkan satu baris berikut
alias eth0 3c59x





ganti eth0 dengan eth1 jika linux anda sebelumnya telah terpasang satu lan card
Sekarang anda harus meload module tsb ke dalam kernel dengan cara
root# /sbin/insmod -v 3c59x

Selanjutnya pasang IP untuk lancard yang baru tadi dengan cara
root# ifconfig eth0 192.168.1.5 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255

Cara Lebih Mudah
Distro Redhat/ Fedora telah dilengkapi dengan aplikasi kudzu yang bertugas mendeteksi program yang sedang berjalan dalam system linuxnya (/etc/rc.d/init.d/kudzu)
Kudzu ini bisa juga mendeteksi lan card yang baru terpasang dan otomatis (jika support) akan menginstall driver/module untuk 3Com tadi, lalu gunakan program /usr/sbin/netconfig untuk konfigurasi IP address lan card.
Konfigurasi akan disimpan dan berjalan otomatis saat mesin mulai dijalankan.
Banyak cara lainnya untuk instalasi lan card, akan penulis ulas dilain kesempatan.


Lanjut membaca.. “Instalasi LAN Card Pada Linux”  »»

Perintah dasar linux

Sekilas Tentang Command Line

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.

Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.



Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.

Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:

man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.

Contoh:

$ man ls

Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap.

Perintah-Perintah Dasar Linux

Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!

Daftar Perintah Menurut Alfabet

& adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown cp fg find grep gzip halt hostname kill less login logout ls man mesg mkdir more mount mv passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar umount unalias unzip wall who xhost + xset zip

&

Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:

wget http://id.wikibooks.org &

Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.

Lihat juga:

Silahkan lihat juga perintah bg dan fg.

adduser

Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.

Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:

# adduser udin

# passwd udin

Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.

Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama.

alias

Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:

$ alias dir=ls

Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:

$ alias dir=ls -ar –color:always

Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.

bg

Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.




Lihat juga perintah fg.

cat

Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:

$ cat /nama/suatu/file

cd

Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.

chgrp

Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:

# chgrp

chmod

Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:



1. r untuk read,

2. w untuk write, dan

3. x untuk execute.

Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.

Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:

$ chmod ug+rx coba1

Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:

$ chmod ug-rx coba1

Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).

Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:

$ chmod 700 coba2

Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:

$ chmod 644 coba3

Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).

chown

Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori

$ chown

cp

Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:

$ cp

fg

Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.

find

Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:

$ find . -name *.doc -print

Contoh hasil:

. /public/docs/account.doc

. /public/docs/balance.doc

. /public/docs/statistik/prospek.doc

./public/docs/statistik/presconf.doc

grep

Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.

Format perintah:

$ grep

Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:

$ grep marginal

diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total

gzip

ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:

$ gzip

Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.

halt

Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.

hostname

Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.

Contoh pemakaian:

[user@localhost mydirectoryname] $ hostname

localhost.localdomain

kill

Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:

$ kill

PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:

ps aux | grep

less

Fungsinya seperti perintah more.

login

Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.

logout

Untuk keluar dari sistem.

ls

Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.

man

Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

$ man

mesg

Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.

$ mesg y atau mesg n

Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.

mkdir

Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a

more

Mempaging halaman, seperti halnya less

mount

Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.

$ mount

/dev/hda3 on / type ext2 (rw)

none on /proc type proc (rw)

/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)

/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)

none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)

mv

Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

passwd

Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

pwd

Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.

rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.

Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!

rmdir

Untuk menghapus direktori kosong.

shutdown

Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

su

Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

tail

Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:

$ tail

talk

Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

tar

Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:

$ tar

Lanjut membaca.. “Perintah dasar linux”  »»

Minggu, 15 Maret 2009

Setting Router Linux RedHat 9

Langkah 1

Minta IP public ke ISP lengkap dengan netmask,broadcast dan dns nya misalnya :
IP: 202.169.227.45
GATEWAY : 202.169.227.1
Nemast: 255.255.255.192
broadcast : 202.169.227.63
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4


Langkah 2

Menentukan IP local yang akan kita gunakan buat client
IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4


Langkah 3

Setting IP serv :
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :





NETWORKING=yes
HOSTNAME=serv.domain.com
GATEWAY=202.169.227.1

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 4

Menconfigurasi IP eth0(default)

[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
IPADDR=202.169.227.45
BROADCAST=202.169.227.63
NETMASK=255.255.255.192
ONBOOT=yes
USERCTL=no

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 5

Setting dns resolve

[root@serv root]$ vi /etc/resolve.conf
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :

nameserver 202.168.244.3
nameserver 202.168.244.4

lalu simpan dengan menekan :wq

Langkah 6

konfigurasi IP eth1
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

DEVICE=eth1
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.0.1
BROADCAST=192.168.0.255
NETMASK=255.255.255.0
ONBOOT=yes
USERCTL=no

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 7

Setting ip_forwarding dan masquerading.

[root@serv root]$ vi /etc/rc.d/rc.local
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/sbin/iptables -t nat -A POSROUTING -s 192.168.0.0/24 [eth0 -j MASQUERADE


Langkah 8

restart network

[root@serv root]$ service network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down interface eth1: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
Bringing up interface eth1: [ OK ]


Langkah 9

testing dengan ping ke default gateway 202.169.227.1

[root@serv root]$ ping 202.169.227.1
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=1 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=2 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=3 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=4 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=5 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=6 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=7 time=15.4 ms
—– 202.169.227.1 ping statistic —–
6 packets transmites, 6 received, 0% packet loss, time 3049ms


Langkah 10

Testing dengan cara ping ip eth1
[root@serv root]$ ping 192.168.0.1
PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 192.168.0.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms


Langkah 11

Tinggal Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :

IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4

misal :

Client01
===============================
IP: 192.168.0.2
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1

Client02
===============================
IP: 192.168.0.3
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1

dan seterusnya sesuai banyaknya client,yang berubah hanya IP
untuk client windows maka setting IP di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network


Langkah 12

setelah di setting ip client, maka
- ping ke 192.168.0.1 dari client,kalau berhasil berarti client dan router nya sudah tersambung.
- ping ke 202.169.227.45 dari client, kalau berhasil maka fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc/local telah bekerja dengan baik
namun jika tidak bisa maka Anda harus menjalankan fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc.local dengan cara :
.- anda bekerja menggunakan router yang anda buat tadi.
.- masuk ke account root
.- jalankan perintah berikut ini, tiap akhir perintah akhiri dengan menekan enter :
[root@serv root]# service network restart
[root@serv root]# /etc/rc.d/rc.local
jika sudah, coba ping ping ke 202.169.227.45 dari client
- selanjutnya ping ke default gateway 202.169.227.1 dari client
- ping ke 202.168.244.3 dari client
- ping ke 202.168.244.4 dari client

Lanjut membaca.. “Setting Router Linux RedHat 9”  »»

Selasa, 10 Maret 2009

Instalasi Linux Redhat 9 Berbasis Text

Instalasi Linux Redhat 9 Berbasis Text

Deskripsi / Glosari :
Login adalah suatu proses untuk masuk kedalam system linux
Logout adalah suatu proses untuk keluar dari system linux berkaitan untuk mematikan computer atau melakukan login ulang dengan username yang berbeda.
Username adalah nama pengguna yang akan masuk kedalam system linux.
Password adalah kata kunci rahasia yang digunakan oleh suatu user yang akan masuk kedalam system. User bisa masuk jika ada kesesuaian antara nama user dan passwordnya. Jika tidak sesuai, maka user akan tertolak untuk masuk kedalam system.

Sifat Linux :
perintah atau command linux adalah case sensitiv, sehingga dalam penulisan perlu memperhatikan penggunaan huruf besar dan kecilnya.
Jenis pengguna dalam linux ada dua yakni super user atau administrator dengan nama root dan user biasa dengan nama bebas.
Super user dengan nama root, mempunyai kekuasaan penuh untuk melakukan administrasi seperti mengatur hak akses, instalasi dan konfigurasi program dan perangkat keras (hardware) sedangan user biasa hanya diperkenankan untuk masuk kedalam sistem sebagai pengguna biasa yang tidak dapat melakukan konfigurasi sistem computer.
Setiap user yang akan login, harus memasukan pasangan dengan benar antara nama user dan password-nya. Jika benar, maka kita bisa masuk kedalam system, dan jika salah maka kita akan tertolak masuk kedalam system.




LANGKAH – LANGKAH MENGINSTAL LINUX DENGAN MODE TEXT
1.Hidupkan PC dan atur urutan booting PC dari CD ROM melalui program BIOS, dengan menekan tombol del saat terjadi POST (Power On Self Test).
2.Saat booting akan muncul tampilan program LINUX REDHAT yang pertama, kemudian ketik TEXT lalu tekan ENTER.
3.Program LINUX akan muncul informasi adanya CD, dengan konfirmasi CD FOUND? Kita pilih SKIP karena kita anggap CD masih bagus.
4.Proses penginstalan akan dilanjutkan dengan tampilan WELCOME TO REDHAT LINUX, lalu kita pilih OK.
5.Muncul tampilan LANGUAGE SELECTION, kita pilih ENGLISH lalu tekan tombol TAB dan pilih OK.
6.Muncul tampilan KEYBOARD SELECTION, kita pilih ENGLISH lalu tekan tombol TAB dan pilih OK.
7.Muncul tampilan MOUSE SELECTION, kita pilih Wheel Mouse (PS/2) lalu tekan TAB dan pilih OK.
8.Muncul tampilan INSTALATION TYPE, kita pilih jenis apa bisa Personal Desktop, WorksStation, Server atau Custom lalu tekan TAB lalu OK.
9.Muncul program partisi DISK PARTITION SETUP dengan pilihan :
AUTO PARTITION >> REMOVE PARTITION >>OK jika tidak ada penting.
DISK DRUID dengan menu [NEW] [DEL] [EDIT] [WRITE] [OK] [ESC], dengan urutan partisi :
/dev/hdd1 100MB tipe /ext3 jenis boot
/dev/hdd2 6000MB tipe /ext jenis /
/dev/hdd3 250MB tipe jenis /swap
10.Muncul BOOT LOADER CONFIGURATION dengan pilihan program GRUP dan LILO.
Kita pilih GRUP lalu tekan TAB dilanjutkan dengan OK.
pilih LEAVE BLANK lalu OK.
biarkan kosong [ ] pada pilihan USE GRUB PASSWD lalu tekan OK.
DEFAULT pada /dev/hdd2 lalu OK.
INSTALL di /dev/hdd (MBR) lalu OK.

11.Muncul FIREWALL CONFIGURATION, sebagai security level kita pilih MEDIUM lalu tekan OK.
12.Muncul LANGUAGE SUPPORT kita cari bahasa INDONESIA tab OK.
13.Muncul DEFAULT LANGUAGE kita pilih ENGLISH (USA) lalu OK.
14.Muncul TIME ZONE SELECTION kita pilih ASIA/ JAKARTA lalu tekan OK.
15.Muncul ROOT PASSWORD
16.Muncul PACKAGE GROUP SELECTION, beri tanda [*] dengan tombol SPASI jika akan memilih paket program yang akan di install lalu pilih OK.
17.Muncul INSTALATION TO BEGIN kita pilih OK.
18.Muncul FORMATING HARDISK dengan tampilan yang cepat jika hardisknya masih normal dan akan lama jika hardisk ada masalah.
19.Muncul COPYING FILE dengan proses yang agak cepat.
20.Muncul PACKAGE INSTALATION (Info Progress)
NAME : nama program yang di install
SIZE : besarnya ukuran program
SUMMARI : hasilnya
bar status dalam % (0-100) bytes per time
TOTAL : jumlah program terinstal secara keseluruhan
COMPLETED : jumlah yang sudah terinstal
REMAINING : kekurangan program
bar status total % (0-100) bytes per time
catatan : - masukan CD 2 dan CD 3 secara bergantian lalu tekan OK.
21.Muncul BOOT DISKET pilih YES atau NO.
22.Muncul VIDEO CARD CONFIGURATION pilih OK atau CHANGE.
23.Muncul MONITOR CONFIGURATION pilih OK atau CHANGE.
24.Muncul X CUSTOMIZATION pilih OK atau CHANGE.
25.CD KELUAR DAN PC melakukan BOOTING ULANG
26.Muncul tampilan WELCOME TO REDHAT LINUX untuk melakukan konfigurasi akhir meliputi :
Pembuatan USER,
Pengaturan DATE SYSTEM,
Setting SOUND,
Program ADDITION dari CD LAIN


Lanjut membaca.. “Instalasi Linux Redhat 9 Berbasis Text”  »»

Rabu, 26 November 2008

apa itu linux ????

Linux adalah Unix clone, kernel nya ditulis oleh Linus Torvalds dan dikembangkan dengan bantuan programer dan hackers dari seluruh dunia.
Linux memiliki semua feature yang dimiliki oleh Unix, termasuk multitasking, virtual memory, shared libraries, demand loading, shared copy-on-write exexutables, proper memory management dan TCP/IP networking.
Dengan feature sekelas 'real operating system' tersebut tidak membuat Linux menjadi mahal harganya, justru Linux dapat diperoleh secara gratis. Kalaupun ada sedikit charge itu hanya sebagai ongkos distribusi atau pembelian cd belaka.
Linux di distribusikan dibawah GNU General Public License yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang hak ciptanya tetapi orang lain dimungkinkan menyebarkan, memodifikasi atau bahkan menjual kembali program tersebut tapi dengan syarat source code asli harus tetap disertakan dalam distribusinya.


Hardware yang dibutuhkan
Linux pertama kali dikembangkan untuk PC berbasis 386/486 dan kemudian dikembangkan juga untuk mesin-mesin lain. Hingga saat ini Linux juga berjalan di mesin-mesin DEC Alpha, SUN Sparcs, M68000 (seperti Atari dan Amiga), MIPS serta PowerPC.
Linux bisa berjalan hanya dengan 150MB spasi hard disk, 2 MB RAM tapi secara realistis tentunya dibutuhkan ruang lagi untuk development tools, data dan sebagainya maka dibutuhkan sekitar 250MB spasi hard disk dan 12-16MB RAM. Kebutuhannya akan meningkat bila kelak dipasang Xwindow dsb.
Sebagai sistem operasi modern Linux mendukung banyak sekali hardwareyang beredar di pasaran tapi beberapa memang tidak didukung karena masalah teknis atau sekelompok sukarelawan sedang sedang mengusahakan driver-nya.



Lanjut membaca.. “apa itu linux ????”  »»

Search Box